Cara Buat Kata Iklan Jualan

menu melayang

Jumat, 20 Maret 2020

Cara Buat Kata Iklan Jualan

Iklan Untuk Jualan
Tips Membuat Iklan yang Menjual Untuk Website Anda
Membuat iklan yang menjual sangat ampuh mendatangkan pengunjung sekaligus mendorong para pengunjung untuk membeli produk yang ditawarkan. Namun iklan yang bisa menghasilkan keduanya tentu saja bukan iklan sembarang. Berbeda dengan iklan-iklan di beberapa situs forum atau pada sebagian besar web/blog. Jadi intinya, tak semua iklan dapat dikatakan sebagai content marketing. 

Cara Buat Kata Iklan Jualan

Bagaimana Membuat iklan yang Menjual?
Sekarang ini sudah banyak orang memanfaatkan content marketing untuk bisnis mereka. Namun sebagian besar hanya fokus dalam tahap pembuatan iklan saja. Padahal perencanaan dan marketing juga lebih penting. Berikut ada beberapa tahap membuat iklan yang mampu menghasilkan penjualan, seperti berikut ini :
Pahami 3 Tujuan Pembuatan Iklan
Ingat, tujuan iklan itu tak hanya untuk menghadirkan pengunjung atau visitor saja, tetapi lebih dari itu. Sebagai contoh, Anda misalnya mempunyai website penjualan barang elektronik. Tentu Anda tak akan merasa puas jika pengunjung hanya membaca konten web Anda lalu pergi begitu saja. Tanpa membeli satupun produk yang Anda jual.
Sama halnya dengan prinsip dari content marketing, dimana sebuah iklan web penjualan bertujuan untuk menghadirkan visitor, menghasilkan penjualan, dan meningkatkan kepercayaan. Tapi, Anda juga harus ingat bahwa sebuah iklan tak dapat digunakan untuk mencapai 3 tujuan sekaligus. Sebab konten yang digunakan mendatangkan visitor akan berbeda dari konten yang digunakan untuk menghasilkan penjualan. Meskipun demikian, bukan berarti konten yang dibuat isinya penjualan semua. Kalau bisa, selipkan konten artikel berkualitas sebagai pemanis web Anda.
Mengenali Target Pasar
Apa sih alasannya membuat iklan yang berisi tentang informasi yang berkualitas meskipun web Anda isinya adalah penjualan produk? Alasannya, yaitu karena setiap pengguna internet kebanyakan memanfaatkan Google Search untuk mencari informasi, panduan menyelesaikan masalah, lalu ada pula yang memang tertarik untuk membeli sebuah produk. Hanya saja yang berniat untuk membeli produk Cuma sedikit.
Jadi, sebelum membeli produk atau sesuatu
yang dibutuhkan biasanya kita akan mencari informasinya terlebih dulu dari
internet. Hal ini bertujuan agar kita tahu mana produk yang benar-benar
bermanfaat atau berguna. Dengan kata lain, fokus Anda di sini ialah untuk membantu
menyelesaikan masalah mereka.
Buat Pemetaan dan Perencanaan Konten
Dalam pembuatan konten sendiri, Anda bisa
memisahkan beberapa jenis konten, diantaranya konten pengenalan, konten branding,
dan konten penjualan. Pada tahap perencanaan pembuatan konten sendiri, tugas
yang Anda lakukan ialah memetakan ide konten sesuai tipenya
masing-masing.
Contohnya saja, Anda memiliki web tour and
travel, maka Anda bisa membuat konten berikut :

    “10 Tempat Wisata Paling Hits di Bandung”
    “10 Daftar Hotel Paling Murah di Yogyakarta”
Anda bisa lihat bedanya, dimana konten
pengenalan dapat dinikmati banyak orang walaupun mereka saat ini belum ingin
menggunakan jasa tour and travel.

Sementara konten branding sendiri lebih
fokus dan hanya dapat dinikmati oleh orang-orang yang tertarik untuk berlibur.
Selanjutnya Anda bisa mengarahkannya kepada konte penjualan berisi penawaran
pada orang-orang untuk menggunakan layanan anda.
Pahami Strategi Pembuatan Konten
Dilihat berdasarkan proses pembuatannya
sendiri, konten pengenalan memiliki tingkat kesulitan yang paling rendah,
sementara konten penjualan sendiri mempunyai tingkat kesulitan yang tertinggi.
Karena itulah, jumlah kontennya harus sesuai dengan tingkat kesulitan. Di
samping itu, konten branding dan pengenalan semestinya memang lebih banyak
dibandingkan penjualan.

Hal tersebut dikarenakan sesuai prinsip
dari content marketing, yang mana Anda harus melakukan edukasi lebih
banyak kemudian bisa menyelesaikan permasalahan calon pembeli dibandingkan
menjual produk.

Itulah tips-tips yang digunakan untuk
membuat konten yang menjual dan bisa dipercaya konsumen ataupun calon
konsumen.


Blog Post

Related Post

1 komentar:

  1. […] ini sangat menarik serta sangat userfriendly. Kita bisa bandingkan dengan website, seringkali di website, bahwa desainnya kurang mendukung dari produk yang Anda jual tersebut. Namun, berbeda halnya dengan […]

    BalasHapus

Cari Artikel